Background Circle Background Circle

Datacomm Bagikan Tips Menjalankan Kubernetes bagi Perusahaan di KCD 2026

Perusahaan yang menjalankan Kubernetes di lingkungan production membutuhkan lebih dari sekadar cluster yang berjalan. 

“Keamanan, ketersediaan aplikasi, pemulihan data, dan monitoring menjadi aspek penting agar infrastruktur dapat mendukung operasional bisnis,” ucap Teguh Imanto, Cloud Development Manager Datacomm, dalam sesi technical talks di Kubernetes Community Days (KCD) Indonesia 2026 di Piset Square Bandung, Sabtu (24/10).

Dalam sesi bertajuk “Managed Private Kubernetes: What Enterprises Actually Need to Run Kubernetes in Production”, Teguh membawa studi kasus penerapan Kubernetes pada aplikasi e-procurement B2B di sektor minyak dan gas. 

Aplikasi yang menghubungkan banyak perusahaan pembeli dengan ribuan vendor tersebut menghadapi tantangan pengelolaan akses pengguna, perlindungan dokumen transaksi, integrasi layanan eksternal, hingga upload katalog dalam jumlah besar.

Salah satu aspek yang disoroti adalah kesiapan pemulihan data ketika terjadi gangguan. “Backup database saja itu tidak cukup,” ujar Teguh dalam presentasinya. 

Selain menyediakan salinan data, perusahaan perlu menyiapkan mekanisme disaster recovery (DR) dan menguji proses pemulihan agar database serta dokumen dapat digunakan kembali ketika dibutuhkan.

Teguh juga membahas penerapan kontrol keamanan, termasuk firewall, pengelolaan hak akses, serta pemisahan lingkungan staging dan production. Selain itu, monitoring infrastruktur menurutnya turut diperlukan untuk membantu mendeteksi gangguan dan menjaga keandalan layanan.

Sejalan dengan kebutuhan pengelolaan Kubernetes, Datacomm turut memperkenalkan DKubes, layanan managed Kubernetes dari DCloud.

Selain menghadirkan Teguh sebagai pembicara di Main Hall, Datacomm membuka booth bagi pengunjung untuk berdiskusi langsung mengenai DKubes dan penerapannya dalam infrastruktur cloud.

Datacomm juga menghadirkan Solihin Febrian Saputra, Cloud Development Engineer Datacomm, yang membawakan sesi “Otomasi REST API-Driven HAProxy sebagai External Load Balancer dengan Kubernetes Operator (Kopf)” di breakout room.

Dalam sesinya, Solihin membahas cara mengotomatisasi konfigurasi HAProxy untuk mengurangi proses konfigurasi manual saat mengekspos layanan Kubernetes.

KCD Indonesia 2026 merupakan konferensi berbasis komunitas di bawah naungan Cloud Native Computing Foundation (CNCF) yang mempertemukan praktisi dan pengguna teknologi cloud-native untuk berbagi pengetahuan serta mendukung perkembangan ekosistem Kubernetes di Indonesia.