Health Talk: Mencegah Office Syndrome dengan Penerapan Ergonomi di Tempat Kerja
Dalam rangka meningkatkan kesadaran karyawan terhadap kesehatan fisik di lingkungan kerja, Datacomm kembali mengadakan acara rutin Health Talk pada hari Jumat (14/11) di Function Hall Grha Datacomm, Jakarta Selatan.
Acara kali ini bertajuk “Ergonomi di Tempat Kerja yang Bisa Menyebabkan Office Syndrome”, dengan menghadirkan dr. Samira Thalib, General Practitioner dari Alia Hospital Pondok Bambu, sebagai pembicara.
Sesi yang dimulai pukul 13.00 WIB ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya memahami ergonomi sebagai faktor pendukung kesehatan tubuh, terutama bagi pekerja yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer.
Postur yang Tepat untuk Mencegah Cedera
Dalam pemaparannya, dr. Samira menjelaskan bahwa ergonomi berfokus pada cara manusia berinteraksi dengan sistem kerja, termasuk postur, kebiasaan, hingga tata ruang. Ia memperkenalkan konsep NASE (Nyaman, Aman, Sehat, Efektif), sebagai prinsip dasar ergonomi yang ideal.

“Office syndrome itu tidak muncul tiba-tiba, tapi akibat kebiasaan kecil yang lama-lama membentuk beban berulang pada tubuh. Postur duduk dan berdiri yang tidak tepat bisa memicu berbagai masalah seperti neck pain, low back pain, hingga carpal tunnel syndrome,” jelas dr. Samira.
Ia juga memaparkan pentingnya menjaga kurva S pada tulang belakang, pengaturan ketinggian kursi dan meja, serta jarak ideal antara mata dan monitor untuk mengurangi ketegangan mata. Aturan 20-20-20 juga dibahas sebagai cara efektif untuk mencegah eye strain.
Selain itu, dr. Samira menekankan perlunya melakukan peregangan sederhana di sela waktu kerja untuk mencegah ketegangan otot. “Pencegahan paling efektif berasal dari kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten,” tambahnya.
Sesi Tanya Jawab
Setelah penyampaian materi utama, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya karyawan yang mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan stres, pola hidup sehat, hingga tips menjaga keseimbangan mental di tengah tuntutan pekerjaan.

Dari sesi tersebut, lima penanya terbaik berhasil membawa pulang doorprize spesial dari Alia Hospital sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
Mini MCU untuk 75 Peserta Pertama
Tak hanya menghadirkan seminar edukatif, acara Health Talk juga menyediakan Mini Medical Check Up (MCU) untuk 75 pendaftar pertama. Paket pemeriksaan meliputi:
- Cek tekanan darah
- Cek gula darah
- Cek asam urat

Peserta yang telah mengikuti pemeriksaan kemudian mendapatkan jus sehat sebagai bentuk dukungan untuk menjaga kebugaran tubuh setelah pemeriksaan.
Fasilitas ini disambut antusias oleh para karyawan yang ingin mengetahui kondisi kesehatan mereka secara berkala.
Komitmen Berkelanjutan Datacomm
Health Talk tahun ini menegaskan komitmen Datacomm dalam memprioritaskan kesehatan dan kenyamanan karyawan melalui program edukasi dan layanan preventif. Diharapkan kegiatan ini membantu karyawan memahami pentingnya ergonomi dan menerapkannya dalam rutinitas kerja sehari-hari.

Kerja sama dengan berbagai pihak seperti, Mandiri Inhealth, Daidan Utama, dan Alia Hospital juga turut memberikan dukungan terhadap keberhasilan acara ini.
